3 Aplikasi Sticky Notes Terbaik untuk Linux




Jika kamu adalah pengguna komputer yang suka membuat catatan kecil seperti mencatat ide atau sesuatu yang sedang terlintas di kepala, menulis hal-hal yang harus dilakukan hari ini dan lainnya, kamu pasti membutukan aplikasi berfungsi layaknya sejenis notes atau catatan.

Mungkin akan sedikit ribet jika kamu harus menggunakan aplikasi seperti LibreOffice dan WPS Office untuk menulis catatan-catatan kecil seperti itu, kamu akan kesulitan untuk mengatur catatan dengan menggunakan aplikasi tersebut dan sangat tidak efektif.

Yang kamu butuhkan adalah aplikasi ringan yang bisa kamu gunakan seperti sticky notes atau catatan tempel. Sticky notes biasanya digunakan untuk banyak hal dengan tujuan untuk meningkatkan produktivitas.

Ada beberapa aplikasi sticky notes yang bisa kamu gunakan pada sistem operasi Linux. Namun kami rangkum tiga aplikasi sticky notes terbaik yang bisa kamu gunakan untuk Linux kamu. Masing-masing aplikasi tersebut memiliki kemampuan dan kelebihannya sendiri, kamu bisa memilih aplikasi yang memiliki kemampuan sesuai dengan apa yang kamu butuhkan.


1. Sticky Notes

Sticky Notes adalah aplikasi notes default untuk lingkungan desktop Gnome. Aplikasi ini cukup mudah dalam menggunakannya, kamu bisa membukanya melalui menu panel atas yang ada pada lingkungan desktop Gnome milik kamu.

Aplikasi ini memungkin kamu untuk melakukan perubahan pada warna background catatan sehingga catatan-catatan kamu penuh warna seperti sticky notes sebenarnya, kamu juga bisa mengubah warna tulisan, serta mengubah panjang dan lebar dari Sticky Notes dengan mudah langsung pada catatan.

Sticky Notes memungkinkan kamu untuk mengunci catatan jika sudah selesai kamu tulis, sehingga akan mencegah kamu untuk menghapus catatan secara tidak sengaja pada saat mengerjakan pekerjaan lain. Aplikasi ini cukup sederhana sesuai fungsinya, tidak memiliki terlalu banyak fitur yang akan membuat kamu pusing.

Yang lebih penting adalah jika kamu menggunakan lingkungan desktop Gnome pada perangkat kamu, Sticky Noters terintegrasi dengan sangat baik dengan desktop Gnome, yang membuatnya bisa mengakses library bahasa yang ada pada sistem, ini memungkinkan kamu untuk memilih metode input dan menggunakan karakter dari unicode yang kamu inginkan.



2. Knotes

Knotes adalah aplikasi notes default sejenis sticky notes untuk Linux yang menggunakan lingkungan desktop KDE. Aplikasi ini mudah untuk di konfigurasi dan memiliki beberapa fitur tambahan yang tidak kamu temukan pada aplikasi-aplikasi sejenis lainnya.

Knotes sebenarnya adalah salah satu aplikasi bagian dari KDE PIM suite yang terintegrasi dengan KDE Contact, sebuah aplikasi dari lingkungan desktop KDE untuk keperluan mengelola kontak. Ini membuat kamu bisa memindahkan catatan dengan melakukan drag and drop kedalam sebuah email, kemudian kamu dapat mengirim catatan ini ke teman-teman kerja kamu dengan menggunakan jaringan local, serta mencetaknya.

Knotes juga memiliki fitur-fitur layaknya aplikasi Sticky Notes pada umumnya, seperti mengubah warna background  pada catatan, mengubah warna tulisan, mengubah jenis tulisan, mengubah jenis huruf pada judul, serta mengubah ukuran panjang dan lebar catatan.

Meski memungkinkan melakukan perubahan ukuran dan panjang dari catatan, kamu tidak bisa mengubahn panjang dan lebar catatan secara langsung pada aplikasi ini, kamu harus mengubahnya dari menu pengaturan aplikasi, ini menjadi salah satu kekurangan yang dimiliki oleh Knotes.

Knotes bukan hanya bisa digunakan pada lingkungan desktop KDE. Jika kamu menggunakan lingkungan desktop Gnome, kamu bisa menginstall Knotes pada perangkat kamu melalui repository, dengan syarat kamu akan memerlukan beberapa depedensi dari KDE yang akan diinstal pada saat proses instalasi.


3. Xpad

Xpad adalah salah satu aplikasi sticky notes yang banyak digunakan oleh banyak orang. Aplikasi ini cukup ringan, sederhana dan mudah digunakan. Berbeda dengan kedua aplikasi sebelumnya, Xpad adalah aplikasi pihak ketiga.

Xpad dapat dikustom dengan mudah sesuai dengan kebutuhan kamu. Kamu dapat menggunakan style dasar tulisan pada catatan seperti bold, italics, underline, dan sebagainya ketika membuat catatan pada Xpad. Kamu juga dapat mengubah warna background dari catatan secara langsung pada aplikasi ini.

Masing-masing catatan pada Xpad memiliki toolbar yang memungkinkan kamu untuk mengontrol masing-masing catatan sesuai dengan yang kamu butuhkan. Kamu bahkan bisa menambahkan icon tambahan pada toolbar untuk membuatnya menjadi lebih menarik dan interaktif.

Pada Xpad, kamu juga bisa melakukan penguncian catatan ketika kamu sudah selesai menulisnya. Hal ini bertujuan untuk mencegah kamu mengubah atau menghapus isi catatan secara tidak sengaja pada saat kamu sedang bekerja.

Beberapa distribusi Linux yang tidak menggunakan Gnome atau KDE sebagai lingkugan desktop menggunakan Xpad sebagai aplikasi sticky notes di dalam distribusi mereka secara default.



Penutup

Ketiga aplikasi tersebut adalah aplikasi yang bagus dan mudah digunakan, aplikasi ini cocok untuk kamu gunakan untuk meningkatkan produktivitas. Kamu bisa memilih salah satu diantara aplikasi tersebut sesuai dengan yang kamu butuhkan atau yang kamu suka.

Jangan lupa untuk mempertimbangkan distribusi dan lingkungan desktop yang kamu gunakan pada perangkat kamu jika kamu ingin menggunakan sticky notes tersebut. Akan lebih mudah jika kamu menggunakan aplikasi yang tersedia secara default, kamu tidak perlu menambahkan repository tambahan untuk menginstallnya.

Biasanya aplikasi yang tersedia secara default juga akan terintegrasi dengan lebih baik dengan sistem. Selain ketiga aplikasi tersebut, masih banyak aplikasi notes lainnya yang bisa kamu gunakan pada Linux seperti Xfce Notes, Tomboy Notes dan lainnya.

Ketiga aplikasi notes diatas tersebut adalah aplikasi sticky notes terbaik menurut kami. Jika kamu memiliki aplikasi sticky notes terbaik menurut kamu sendiri, silahkan tulis aplikasi tersebut di komentar.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here