Perintah Dasar Linux Lengkap dan Fungsinya

January 21, 2018

Perintah Dasar Linux Lenkap dan Fungsinya

Perintah Dasar Linux Lengkap dan Fungsinya



Command line interface adalah sebuah antarmuka berbasis teks yang mengizinkan pengguna untuk melakukan interaksi dengan sistem melalui baris-baris perintah atau yang biasa disebut dengan command line.

Sebagai pengguna Linux, kamu harus terbiasa dengan command line interface. Command line interface akan memberikan kamu akses yang lebih untuk melakukan perubahan pada sistem yang kamu gunakan.

Linux memberi pengguna hak akses penuh untuk melakukan kontrol kepada sistem yang mereka gunakan. Kamu dapat dengan leluasa mengubah sistem sesuai dengan yang kamu inginkan.

Ada begitu banyak perintah-perintah yang ada pada Linux, namun sebelum menguasai perintah-perintah lebih lanjut, jika kamu adalah seorang pengguna yang baru saja menggunakan Linux, kamu harus menguasai beberapa perintah-perintah dasar terlebih dahulu.

Perintah-perintah ini adalah perintah-perintah yang akan sering kamu jumpai dan gunakan sebagai pengguna Linux.

Jika kamu ingin melihat daftar perintah-perintah Linux yang lebih lengkap, kamu dapat melihatnya di halaman Daftar Perintah Linux Lengkap dan Fungsinya. Disana ada ratusan perintah yang diurut berdasarkan abjad beserta dengan  fungsinya yang bisa kamu lihat dengan mudah.

Tapi jika kamu hanya ingin mengetahui perintah-perintah dasarnya saja, kamu bisa melihatnya disini. Berikut perintah-perintah dasar yang ada pada Linux yang harus kamu kuasai sebagai seorang pengguna Linux.


pwd

Perintah pwd berfungsi untuk melihat pada direktori mana kamu sedang berada pada saat ini.

man

man adalah perintah yang berfungsi untuk menampilkan halaman manual atau dokumentasi dari sebuah perintah. Dengan menggunakan perintah man kamu bisa melihat panduan atau fungsi dari sebuah perintah.

ls

Perintas ls berfungsi untuk menampilkan isi dari sebuah folder dengan menggunakan command line interface. Ketika sedang berada pada sebuah folder atau direktori tertentu, kamu bisa melihat isi dari folder atau direktori tersebut dengan menggunakan perintah ls.

whoami

Seperti namanya, perintah whoami berfungsi untuk melihat nama dari user yang sedang kamu gunakan pada saat ini. Dengan mengetikkan perintah whoami pada Terminal atau command line interface, maka akan muncul sebuah output nama dari user yang sedang kamu gunakan.

cd

cd adalah singkat dari change directory. Perintah ini berfungsi untuk berpindah dari direktori dimana kamu berada saat ini. Kamu bisa keluar dari sebuah folder atau masuk ke dalam folder tertentu dengan menggunakan perintah ini.

mkdir

Perintah mkdir berfungsi untuk membuat sebuah folder atau sebuah direktori baru menggunakan command line interface. Dengan menggunakan perintah makdir, kamu bukan hanya bisa membuat satu buah direktori baru, kamu juga bisa membuat sebuah struktur direktori baru dengan struktur tertentu.

Dengan kata lain, kamu bisa membuat banyak folder hanya dengan menggunakan satu baris perintah di Linux dengan menggunakan perintah mkdir.

touch

Perintah touch berfungsi untuk membuat sebuah file baru dengan menggunakan command line interface. Perintah ini bisa membuat file dengan ekstensi apa saja.

rm

Perintah rm berfungsi untuk menghapus sebuah file dengan menggunakan command line interface. Dalam penggunaannya, dengan menggunakan parameter tertentu perintah rm juga digunakan untuk menghapus sebuah folder yang masih memiliki isi di dalamnya.

rmdir

Hampir mirip dengan perintah rm, perintah rmdir berfungsi untuk menghapus sebuah folder yang telah kosong.

mv

Perintah mv berfungsi untuk memindahkan sebuah file menggunakan command line. Dalam penggunaannya, kamu juga bisa menggunakan perintah ini untuk mengubah nama sebuah file.

cp

Perintah cp adalah perintah yang berfungsi untuk mengopi sebuah file dengan menggunakan command line interface.

Tidak sama dengan perintah mv, perintah ini tidak akan menghapus file dasarnya, ia hanya menyalin isi dari sebuah file ke dalam sebuah file yang baru dengan nama yang berbeda.

cat

Perintah cat berfungsi untuk menampilkan isi dari sebuah file dengan mencetaknya sebagai output dari perintah tersebut.

find

Perintah find berfungsi untuk mencari sebuah file atau sebuah folder menggunakan Terminal atau command line interface.

Perintah ini mengizinkan kamu untuk melakukan pencarian dengan beberapa opsi filter pencarian seperti mencari sebuah file dengan ekstensi tertentu, ukuran tertentu, lokasi tertentu dan sebagainya.

locate

Perintah locate adalah perintah yang juga berfungsi untuk melakukan pencarian dengan command line interface. Berbeda dengan perintah find, perintah locate melakukan pencarian file dengan mencocokkan nama file dari database yang ada.

kill

Perintah kill berfungsi untuk menghentikan sebuah proses yang sedang berjalan. Kamu dapat menghentikan sebuah proses dengan menggunakan perintah berdasarkan pid dari proses tersebut.

bg

Parintah bg berfungsi untuk mengirim proses ke latar belakang (background), proses akan tetap dijalankan, hanya saja tidak ditampilkan atau dikirim ke latar belakang.

fg

Perintah fg adalah kebalikan dari perintah bg. Perintah fg berfungsi mengirim proses kembali ke foreground (latar depan).

chmod

Perintah chmod berfungsi untuk mengubah hak akses dari sebuah file. Kamu dapat mengatur hak akses dari sebuah file terhadap sebuah user atau group tertentu dengan memberi batasan hak akses rwx (read, write, execute).

chown

chown adalah perintah yang berfungsi untuk mengubah kepemilikan dari sebuah file terhadap user atau group tertentu. Kamu bisa mengubah kepemilikan sebuah file tertentu dari sebuah user ke user lainnya.


su

su adalah singkatan dari superuser, perintah ini berfungsi untuk mengaktifkan sebuah user normal menjadi super user yang memiliki hak akses yang sama dengan user “root”.

Untuk mengkatifkan super user mode ini, user yang digunakan haruslah user yang sudah diatur sebagai administrator pada sistem tersebut.

mount

Perintah mount  berfungsi untuk melakukan mount sebuah file sistem kedalam sebuah media penyimpanan tertentu sehingga dapat dibaca atau dibuka seperti file biasa.

umount

umount adalah singkatan dari unmount, perintah ini berfungsi untuk melakukan unmount atau mengembalikan sebuah hasil mount yang dilakukan pada sebuah file sistem sebelumnya.

reboot

Perintah reboot berfungsi untuk menghidupkan ulang atau melakukan restart sistem sebuah komputer yang sedang hidup atau sedang berjalan.

halt

Perintah halt berfungsi untuk mengintruksikan mesin agar menghentikan semua fungsi yang ada pada CPU. Dengan menggunakan perintah halt kamu juga bisa mematikan sebuah sistem Linux.

poweroff

poweroff adalah perintah yang berfungsi mematikan sebuah sistem yang sedang berjalan secara penuh atau total.

shutdown

shutdown adalah perintah yang berfungsi untuk mematikan sebuah mesin Linux yang sedang berjalan. Dengan perintah shutdown kamu bisa melakukan penjadwalan pematian sebuah komputer.

*catatan : Perintah poweroff, shutdown, halt dan reboot memiliki fungsi yang hampir mirip, kamu bisa melihat Perbedaan  dan Penggunaan Perintah Poweroff, Shutdown, Halt dan Reboot disini.

zip

Perintah zip berfungsi untuk melakukan kompres dan mempaketkan sebuah file kedalam sebuah file berbentuk arsip yang memiliki format “.zip”. Dengan format ini, file akan dikompres sehingga memiliki ukuran lebih kecil dan aman dari virus.

unzip

unzip adalah kebalikan dari perintah zip, perintah unzip berfungsi untuk mengekstrak sebuah file yang telah dikompress kedalam bentuk arsip berformat “.zip”.

tar

Hampir sama dengan perintah zip, perintah tar berfungsi untuk melakukan kompresi sebuah file kedalam sebuah format arsip yang memiliki format “.tar’.

dpkg

dpkg adalah sebuah perintah atau sebuah tool package management yang berfungsi untuk me-manage atau melakukan instalasi sebuah aplikasi yang memiliki format “.deb”.

du

Perintah du berfungsi untuk menampilkan ringkasan penggunaan media penyimpanan atau disk.

df

Perintah df berfungsi untuk menampilkan penggunaan dari sebuah media penyimpanan atau disk.

quota

Perintah quota berfungsi untuk menampilkan statistik penggunakan disk, limit ruang kosong yang tersedia untuk sebuah user atau group.

clear

Perintah clear berfungsi untuk membersihkan layar Terminal atau command line interface dari perintah-perintah yang sudah dijalankan sebelumnya dan output-nya.

history

Perintah history berfungsi untuk menampilkan riwayat-riwayat perintah yang baru saja digunakan sebelumnya.


Tinggalkan Komentar

Email kamu tidak akan dipublikasikan