Perbedaan Perintah Shutdown, Halt, Poweroff dan Reboot

January 20, 2018

Perbedaan Perintah Shutdown, Halt, Poweroff, dan Reboot

Perbedaan Perintah Shutdown, Halt, Poweroff dan Reboot Beserta Contoh Penggunaannya



Bagaimana cara yang biasa kamu lakukan untuk mematikan komputer Linux kamu?

Seperti yang sudah kamu ketahui, selain dengan menggunakan tombol shutdown pada menu GUI, pada Linux kamu juga bisa mematikan komputer kamu dengan menggunakan command line dengan sama mudahnya.

Ada beberapa perintah yang bisa kamu gunakan untuk mematikan perangkat Linux kamu, seperti shutdown, poweroff, halt dan reboot.

Lalu apa perbedaan diantara perintah-perintah tersebut? Meski memiliki kesamaan secara umum, perintah tersebut memiliki fungsi dan penggunaannya sendiri.

Pada artikel ini kita melihat apa perbedaan diantara perintah-perintah tersebut. Kita akan melihat secara jelas apa yang sebenarnya perintah tersebut lakukan ketika kita menjalankan perintah tersebut dengan opsi-opsi argument yang tersedia.

Jika kamu adalah seorang Linux server administrator yang setiap harinya harus berhadapan dengan baris-baris perintah, sangat penting bagi kamu untuk mengetahui apa perbedaan diantara perintah-perintah tersebut.

Sehingga kamu dapat mengelola dan melakukan administrasi server Linux dengan lebih efektif.

Beberapa perintah juga bisa melakukan fungsi yang sama seperti yang perintah lain lakukan dengan menambahkan opsi argument tambahan lainnya. Untuk lebih jelasnya, langsung kita simak penjelasan dan penggunaan dari masing-masing perintah tersebut.


Perintah Shutdown

Dengan menggunakan perintah shutdown, kamu dapat melakukan penjadwalan waktu pada sebuah sistem untuk dimatikan. Perintah shutdown juga bisa digunakan untuk menggantikan perintah halt, poweroff, atau reboot.

Baca Juga : Membuat Banyak Folder Dalam Satu Perintah di Linux

Untuk melakukan penjadwalan pematian komputer, kamu bisa menspesifikasikan kata waktu sebagai argument tambahan pertama setelah perintah shutdown.

Argument waktu yang biasa digunakan adalah ‘now’ untuk mematikan komputer sekarang dan format ‘jj:mm’ untuk menentukan waktu secara spesifik dalam format jam/menit.

Sebagai tambahan, kamu bisa mengatur sebuah pesan peringatan untuk dikirim kepada semua user yang sedang login dalam komputer tersebut sebelum komputer dimatikan.

Perintah ini cocok jika kamu ingin mematikan sebuah komputer dalam jam tertentu, misalnya komputer server sebuah kantor, universitas atau sekolah yang sudah pasti tidak akan digunakan pada jam tertentu, misalnya larut malam.

Alih-alih menunggu sampai larut malam untuk mematikannya, kamu bisa mematikan komputer tersebut dengan melakukan penjadwalan dengan menggunakan argument tambahan waktu kapan komputer tersebut akan dimatikan.

Ketika argument waktu digunakan pada perintah, 5 menit sebelum sistem dimatikan, file “/run/nologin” akan dibuat untuk memastikan bahwa user yang belum masuk, tidak akan diizinkan lagi untuk masuk kedalam komputer.

Beberapa contoh penggunaan dari perintah shutdown:

shutdown
shutdown now
shutdown 13:20     #Melakukan shutdown komputer pada pukul 13:20am
shutdown -p now    #Melakukan poweroff komputer
shutdown -H now    #Melakukan halt  komputer
shutdown -r 09:35  #Melakukan reboot komputer pada pukul 09:35am

Dalam kasus kamu perlu untuk membatalkan perintah shutdown yang sedang dipending atau yang sudah kamu jadwalkan, kamu bisa melakukannya dengan menggunakan perintah simple berikut:

shutdown -c

Perintah Halt

Perintah halt akan menginstruksikan perangkat keras untuk mematikan semua fungsi CPU yang sedang berjalan, tapi meninggalkannya dalam keadaan yang hidup.

Kamu bisa menggunakan perintah ini untuk membuat sistem berada dalam keadaan dimana kamu bisa melakukan perbaikan low level pada komputer.

Sebagai catatan, dalam beberapa kasus dengan penggunaan argument tertentu, perintah ini juga akan atau bisa mematikan komputer secara penuh.

Berikut beberapa contoh penggunaan dari perintah halt:

halt              #Melakukan halt komputer
halt -p           #Melakukan poweroff komputer
halt –reboot      #Melakukan reboot komputer



Perintah Poweroff

Perintah poweroff mengirim sebuah sinyal ACPI yang akan menginstruksikan untuk mematikan sistem.

Berikut beberapa contoh dari penggunaan perintah poweroff:

poweroff            #Melakukan poweroff komputer
poweroff –halt      #Melakukan halt komputer
poweroff –reboot    #Melakukan reboot komputer

Perintah reboot

Perintah reboot akan menginstruksikan untuk melakukan restart sistem.

Berikut beberapa contoh dari penggunaan perintah reboot:

reboot                #Melakukan reboot komputer
reboot –halt          #Melakukan halt komputer
reboot -p             #Melakukan poweroff komputer

Itulah perbedaan dari perintah shutdown, halt, poweroff dan reboot serta beberapa cara penggunaannya.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, dengan mengerti perbedaan dan penggunaan yang tepat dari masing-masing perintah tersebut, kamu akan bisa dengan lebih efektif me-manage Linux server dalam lingkungan multi-user.


Tinggalkan Komentar

Email kamu tidak akan dipublikasikan