Fungsi dan Alasan Kenapa Enkripsi Home
Fungsi dan Alasan Kenapa Enkripsi Home

Fungsi dan Alasan Kenapa Kamu Harus Enkripsi Folder Home





Pada saat proses instalasi distribusi-distribusi Linux, tepatnya pada langkah mengisi data untuk sebuah user, kamu diberi pilihan untuk melakukan enkripsi pada direktori home. Apa fungsi dari melakukan enkripsi pada direktori home tersebut?

Jika melakukan enkripsi pada direktori home adalah hal yang baik dan aman, kenapa tidak secara otomatis sistem melakukan enkripsi pada direktori home, tanpa perlu memberikan pilihan untuk tidak melakukan enkripsi kepada para pengguna?

Pada artikel ini kita akan membahas fungsi dari melakukan enkripsi pada direktori home. Ini bisa menjadi bahan pertimbangan kenapa kamu harus melakukan enkripsi pada direktori home kamu, atau kenapa kamu tidak perlu melakukannya.

Mungkin kamu berpikir untuk apa melakukan enkripsi pada direktori home untuk mengamankan data jika kamu sudah memberikan password pada username di perangkat kamu, sehingga tidak akan ada yang bisa mencuri file atau data tanpa memilki password dan username untuk masuk ke sistem operasi.

Tapi apakah memberikan password pada username saja sudah cukup aman untuk menjaga data kamu?

Sebenarnya sangat mudah untuk melakukan pencurian data atau file sebuah perangkat tanpa perlu memiliki username dan password untuk masuk ke sistem operasi.

Untuk dapat masuk ke sebuah perangkat komputer dan melakukan eksplorasi data, kamu hanya memerlukan sebuah USB flashdisk yang berisi bootable Linux yang bisa dijalankan secara live, kemudian kamu hanya perlu melakukan booting secara live dengan menggunakan USB flashdisk tersebut pada komputer yang diinginkan.

Kemudian kamu dapat dengan mudah menemukan dan mengeksplor media penyimpanan pada komputer tersebut untuk menemukan file-file atau data dari sebuah komputer, jika pengguna tidak melakukan enkripsi pada direktori penyimpanan mereka.

Hal ini menjadi alasan kenapa kamu harus melakukan enkripsi pada direktori home jika kamu berpikir bahwa data-data milik kamu penting dan tidak boleh jatuh ke tangan yang tidak diinginkan.

Dengan melakukan enkripsi, akan membantu kamu untuk mengamankan file atau data kamu dari para pencuri yang bisa menyalah gunakan file-file atau data milik kamu.

Setidaknya jika data-data milik kamu bukanlah hal yang rahasia yang bisa dimanfaatkan oleh para pencuri, mungkin kamu bisa melakukan enkripsi untuk mengamankan data kamu dari tangan jahil yang bisa menghapus file atau data milik kamu tersebut.

Atau jika suatu saat perangkat kamu hilang, orang-orang yang menemukan perangkat tersebut tidak akan bisa membuka atau menemukan file-file privacy milik kamu.

Jadi melakukan enkripsi pada direktori home penting untuk mengantipasi hal-hal yang tidak inginkan yang bisa terjadi.



Melakukan enkripsi pada direktori home kamu membuat siapapun yang tidak memiliki password dan username dari sistem tidak akan bisa mengakses direktori home kamu. Untuk mengakses direktori tersebut, pengguna harus memiliki username dan password tersebut.

Ini berarti jika kamu tidak memiliki username dan password yang kamu gunakan, kamu juga tidak bisa mengakses file atau data milik kamu. Jika kamu lupa username dan password milik kamu, berarti kamu harus merelakan file atau data tersebut.

Melakukan enkripsi juga membuat proses recovery data menjadi lebih sulit dibandingkan dengan tidak melakukan enkripsi.

Jika data atau file milik kamu tidak sengaja terhapus permanent, kemudian kamu menyadarinya beberapa hari kemudian dan ingin melakukan recovery, jika kamu melakukan enkripsi pada direktori penyimpanan, kamu memiliki kemungkinan yang lebih kecil untuk dapat mengembalikan file tesebut dibandingkan dengan tidak melakukan enkripsi.

Itu adalah risiko dari melakukan enkripsi pada direktori home yang harus kamu pertimbangkan sebelum kamu melakukan enkripsi.

Jadi menurut kamu, apakah penting melakukan enkripsi pada direktori home?

Jika saat ini kamu tidak melakukan enkripsi pada direktori home dan ingin melakukan enkripsi pada direktori home karena kamu menganggap penting untuk mengamankan data atau file. Kamu dapat melakukannya dengan cara manual tanpa perlu melakukan instalasi ulang perangkat kamu dengan mengikuti tutorial ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here